Latest topics

recently twittered on meteorama_info


Observasi In-Situ Cuaca Samudra Hindia

View previous topic View next topic Go down

Observasi In-Situ Cuaca Samudra Hindia

Post  Admin on Wed 2 Nov 2011 - 9:47

Dynamics of the Madden-Julian Oscillation (DYNAMO) adalah proyek pengamatan intensif untuk atmosfir di wilayah Samudra Hindia dalam jangka waktu Agustus 2011 sampai Maret 2012, diselenggarakan oleh UCAR-Amerika. Proyek ini terkolaborasi dengan Cooperative Indian Ocean Experiment on Intraseasonal Variability in the Year 2011 (CINDY2011) yang di motori oleh JAMSTEC-Jepang dengan aktivitas yang sama.

Sebuah website yang dibangun oleh Colorado State University menyediakan tampilan observasi semi real-time dari proyek DYNAMO, cek disini :

http://johnson.atmos.colostate.edu/dynamo/index.html

Tersedia hasil pengamatan radiosonde (parameter primer maupun turunan), citra satelit, juga cross-section vertikal di equator Samudra Hindia. Yang menarik ialah tersedianya plot radiosonde di beberapa stasiun diwilayah Indonesia. Plot ini sangat informatif sebab menampilkan data dalam satu minggu dan satu bulan kebelakang atas parameter angin dan kelembapan relatif, sehingga sangat bisa dipakai untuk melakukan pengamatan subjektif atas trend cuaca jangka pendek (harian). Berikut ialah lokasi stasiun pengamatan diwilayah Indonesia dan sekitarnya :



Plot dibawah ialah kondisi angin dan kelebapan relatif per-ketinggian (dalam tekanan mb) stasiun Jakarta (kode stasiun : 96749) dalam satu bulan terakhir :



Secara kasar plot diatas bisa dibaca sebagai berikut :
- Skala warna adalah kelembapan relatif (%), semakin tinggi (hijau) maka udara semakin basah dan cenderung terjadi hujan.
- Makna simbol angin (wind barbs) bisa cek disini http://en.wikipedia.org/wiki/File:Wind_barbs.gif . Dalam dinamika atmosfir ada istilah wind shear, yaitu perubahan arah angin per-ketinggian, diwilayah tropis apabila angin permukaan berlawanan arah dengan angin di lapisan udara atas maka sangat mungkin untuk tumbuh awan konvektif yang mengakibatkan hujan.

Cross-section vertikal di equator Samudra Hindia (dari Pantai Barat Afrika sampai Papua) juga memberi informasi yang menarik (wilayahnya ialah garis merah melintang barat-timur pada gambar dibawah).



Plot-nya adalah sebagai berikut :



Selain angin dan kelembapan relatif seperti halnya plot satu bulan di Jakarta, disertakan juga nilai temperatur potensial-Theta (Kelvin). Jujur saya belum paham tujuan disertakannya temp.potensial diplot ini. Yang pasti plot ini menunjukkan kondisi cuaca di sepanjang equator Samudra Hindia sampai Indonesia.

Kiranya dua plot ini sangat berguna untuk mengamati cuaca lokal (dilokasi pengamatan) dan global (vertikal cross-section) secara semi real-time.

Admin
Admin

Posts: 136
Join date: 2010-01-10
Location: Singapore

View user profile http://meteorama.forumotion.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum